jenis lembaga keuangan mikro

Jenis Lembaga Keuangan Mikro Yang Harus Anda Tahu

Menjalankan sebuah bisnis bukanlah pekerjaan mudah karena banyak masalah yang harus diselesaikan dengan cepat dan tepat. Bagi banyak pengusaha kecil, permodalan menjadi masalah utama yang menghambat kemajuan sebuah usaha. Maka dari itu dibutuhkan peran sebuah lembaga keuangan. Bank, koperasi, fintech dan lain-lain merupakan jenis lembaga keuangan mikro yang dibutuhkan pengusaha yang baru merintis usahanya.

Lembaga keuangan mikro sengaja didirikan untuk membantu masyarakat dan kalangan pengusaha kecil dan menengah untuk mendapatkan pinjaman yang diinginkan. Lembaga keuangan jenis ini memiliki peran besar dalam pengembangan usaha melalui pinjaman modal kepada para pelaku usaha di Indonesia.

Selain permodalan, masih ada banyak masalah yang dihadapi oleh pengusaha kecil dan menengah seperti masalah pemasaran, perpajakan dll. Dalam hal ini anda harus bekerja sama dengan Hiswara Accounting Development di hadsystem.com. Hiswara Accounting Development adalah sebuah perusahaan accounting terpercaya yang siap membantu anda.

Peran Lembaga Keuangan Mikro Di Indonesia

Indonesia adalah negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar dan dengan tingkat ekonomi yang sangat beragam. Kesenjangan ekonomi adalah masalah besar yang harus diatasi secara menyeluruh dan diharapkan keberadaan lembaga keuangan mikro ini memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang kita hadapi seperti:

1. Berfungsi membantu mengatasi kemiskinan

Meski jumlahnya terus menurun, kemiskinan menjadi masalah klasik yang perlu ditangani dengan seksama. Dengan keberadaan Lembaga Keuangan Mikro diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pinjaman untuk modal usaha. Hal ini tentunya akan bisa meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Kebanyakan usaha mikro adalah usaha yang padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Dengan majunya usaha mikro, maka akan banyak keluarga miskin yang bisa merasakan dampak dari pembangunan ekonomi secara langsung. Pemberian pinjaman oleh lembaga keuangan mikro memberi dampak besar terhadap proses pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Related :   Keuntungan Menggunakan Jasa Akuntansi Freelance

2. Berfungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi yang baik diharapkan bisa mengatasi masalah kemiskinan masyarakat. Dengan memberikan kredit kepada usaha mikro diharapkan banyak pengangguran yang bisa masuk dalam dunia kerja. Kemajuan usaha mikro diharapkan bisa memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sektor usaha mikro sudah terbukti kebal terhadap gejolak ekonomi dunia. Ketika krisis moneter terjadi di Indonesia pada tahun 1988, sektor usaha mikro terbukti menjadi penyelamat ekonomi nasional. Pada saat itu sedikit sekali sektor usaha mikro yang mem-PHK karyawannya. Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, pemberdayaan sektor usaha mikro harus menjadi prioritas utama.

Jenis – jenis Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia

Setelah mengetahui fungsinya, ada baiknya kita bahas tentang jenis-jenis lembaga keuangan mikro di indonesia.  Seperti yang kita ketahui, saat ini ada banyak lembaga keuangan yang beroperasi di indonesia dan lembaga keuangan jenis mikro adalah lembaga keuangan yang bisa diakses oleh kebanyakan anggota masyarakat.

Jumlah lembaga keuangan jenis mikro sangat banyak dan menyebar di seluruh pelosok negeri. Secara umum lembaga keuangan jenis ini dibagi menjadi 3 kelompok besar dan berikut penjelasannya:

1. Lembaga keuangan Mikro Formal

Pengusaha yang ingin mengajukan pinjaman dengan plafon yang tidak terlalu besar biasanya akan mengajukan pinjaman ke bank. Nah, dalam hal ini pengusaha tersebut akan mengajukan pinjaman melalui pinjaman mikro  yang ada di bank tersebut. Lembaga keuangan mikro formal adalah lembaga keuangan mikro yang dikelola oleh bank seperti BCA, Mandiri, BRI dan lain sebagainya.

Karena dikelola oleh bank besar, maka pinjaman jenis ini diawasi langsung oleh Bank Indonesia. Lembaga keuangan mikro yang dikelola oleh bank merupakan jenis pinjaman mikro yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat indonesia.

Related :   Manfaat Menggunakan Jasa Tax Planning Yogyakarta Yang Profesional

2. Lembaga keuangan Mikro Semi Formal

Lembaga keuangan mikro semi formal adalah lembaga keuangan yang dalam operasionalnya diatur oleh lembaga regulator Indonesia. Namun pengawasan lembaga keuangan seperti ini dilakukan secara mandiri. Contoh lembaga keuangan mikro semi formal adalah pegadaian.

3. Lembaga non – formal

Berbeda dengan lembaga keuangan lainnya lembaga keuangan non-formal biasanya tidak memiliki dasar hukum dan kerangka yang jelas. Contoh lembaga keuangan non formal adalah koperasi simpan pinjam, koperasi kredit dll.

Berbagai jenis lembaga keuangan mikro diatas bisa membantu pengusaha untuk meraih kesuksesan. Selain mendapatkan bantuan keuangan, pengusaha yang ingin sukses juga harus memanfaatkan layanan dari hadsystem.com. HADSystem merupakan perusahaan akuntansi memberikan aneka jenis layanan seperti jasa akuntansi, perpajakan, tax planning riset pasar, social media dan lain-lain.