siklus akuntansi perusahaan dagang

Ini Dia Tahapan dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Mengetahui siklus akuntansi perusahaan dagang bisa meminimalisir adanya fraud. Sebab, perusahaan dagang adalah salah satu jenis perusahaan yang membutuhkan adanya siklus akuntansi. Sehingga, alur keuangan bisa diketahui dengan jelas. Tanpa jurnal akuntansi, maka perusahaan akan sulit dalam mengembangkan usahanya secara optimal.

Perusahaan dagang sendiri memiliki aktivitas utama berupa membeli, menyimpan, serta menjual lagi barang-barang tanpa ditambahkan nilai lebih padanya. Nilai tambah dalam hal ini adalah mengubah atau mengolah sifat serta bentuk dari barang tersebut. Sehingga, nilai jualnya akan menjadi lebih tinggi.

11 Tahap Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Dalam siklus akuntansi perusahaan dagang, terdapat 11 proses yang harus dilakukan. Dimulai dengan transaksi hingga pembuatan laporan keuangan perusahaan kemudian dilanjutkan dengan penutupan saldo menggunakan jurnal penutup hingga jurnal pembalik.

Berikut adalah tahap-tahapannya:

1. Jurnal Umum

Langkah pertama adalah mencatat semua jenis transaksi pada jurnal umum. Yang mana semua transaksi bisnis serta peristiwa pada sistem akuntansi. Saat ada peristiwa bisnis yang terjadi pada periode tertentu, maka entri akan dicatat pada jurnal umum agar menunjukkan suatu peristiwa bisa mengubah persamaan dalam akuntansi.

2. Buku Besar Pembantu

Sesudah jurnal umum dibuat, maka entri perlu diposting serta ditransfer pada buku besar. Penjurnalan ini berfungsi untuk mencatat adanya perubahan pada persamaan akuntansi oleh peristiwa bisnis.

Akun buku besar pembantu sendiri akan mengkategorikan debet serta kredit dalam akun tertentu. Dengan begitu, manajemen bisa mempunyai informasi yang bermanfaat dalam penganggaran serta kinerja.

3. Neraca Saldo Belum Disesuaikan

Neraca saldo belum disesuaikan merupakan daftar dari akun-akun bisnis yang muncul pada laporan dimana entri jurnal penyesuaian akhir belum dibuat. Semua akun saldo debit diletakkan pada kolom kiri serta semua akun saldo kredit akan didaftarkan pada kolom kanan.

Related :   Siklus Akuntansi Dagang Dan Penjelasannya Yang Harus Anda Tahu

4. Jurnal Penyesuaian

Siklus akuntansi perusahaan dagang yang selanjutnya adalah dengan menyusun jurnal penyesuaian. Yang merupakan entri jurnal yang disusun pada akhir periode. Tujuannya untuk mengoreksi akun sebelum disusunnya laporan keuangan. Entri penyesuaian kerap digunakan sesuai prinsip pencocokan yang berfungsi untuk mencocokkan pengeluaran dengan pendapatan yang terjadi.

5. Neraca Saldo yang Telah Disesuaikan

Neraca saldo yang telah disesuaikan merupakan daftar segala akun perusahaan yang muncul di laporan keuangan. Dalam siklus akuntansi perusahaan dagang, neraca saldo masuk pada tahap ke lima. Terdapat dua cara untuk menyusun neraca ini.

Hanya akun aktif saja yang akan muncul di laporan keuangan yang mesti dicantumkan dalam neraca saldo. Apabila saldo menunjukkan angka nol, maka tidak perlu dicantumkan pada neraca.

6. Laporan Keuangan

Konsep pelaporan keuangan terfokus pada penyediaan informasi sehingga berguna untuk pihak eksternal untuk membentuk laporan keuangan. Untuk mempersiapkan laporan keuangan, maka diperlukan neraca, laporan laba ditahan, laporan laba rugi, serta laporan arus kas.

7. Lembar Kerja Akuntansi

Selanjutnya, ada lembar kerja akuntansi yang berguna untuk membantu penyelesaian siklus akuntansi serta mempersiapkan laporan akhir tahun. Meliputi jurnal penyesuaian, neraca saldo belum disesuaikan, laporan keuangan, neraca saldo sesudah penyesuaian.

Lembar kerja akuntansi merupakan lembar kerja yang menunjukkan berbagai langkah utama pada siklus akuntansi secara bersamaan.

8. Jurnal Penutup

Jurnal penutup merupakan entri yang disusun di akhir periode dengan tujuan penghapusan semua akun sementara serta transfer saldo ke akun permanen. Sehingga, akun sementara ditutup maupun diatur kembali di akhir tahun.

9. Ringkasan Penghasilan

Merupakan akun sementara untuk menyimpan saldo akun laporan laba rugi, pengeluaran, dan pendapatan. Sehingga, bisa dikatakan bahwa akun ringkasan pendapatan hanya pengganti bagi saldo akun di akhir periode akuntansi ketika entri penutupan tengah disusun.

Related :   Jasa Audit Laporan Keuangan, Tujuan dan Manfaat Laporan Keuangan Perusahaan

10. Neraca Saldo Sesudah Tutup Buku

Neraca Saldo sesudah penutupan buku merupakan daftar semua saldo dan akun sesudah entri penutupan sudah dijurnal serta diposting pada buku besar. Sehingga, neraca ini merupakan daftar akun maupun akun permanen yang masih mempunyai saldo sesudah penutupan dibuat.

11. Jurnal Pembalik

Siklus akuntansi perusahaan dagang yang terakhir adalah jurnal pembalik yang merupakan entri jurnal yang disusun di awal periode untuk membatalkan jurnal penyesuaian yang sudah dibuat di periode sebelumnya. Jurnal ini disusun sebab akrual pada tahun sebelumnya serta pembayaran di muka akan digunakan di tahun baru serta tidak perlu lagi tercatat menjadi kewajiban serta aset.

Demikian siklus akuntansi perusahaan dagang. Untuk menyusun siklus akuntansi tersebut, Anda bisa memanfaatkan jasa akuntansi Hiswara Accounting Development. Kami akan memberi jasa akuntansi untuk pelengkap akuntansi dan kemajuan bisnis Anda.