Pengertian, Fungsi Dan Tahapan Penyusunan Akuntansi Anggaran

Di dunia bisnis dan keuangan, istilah akuntansi anggaran mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, tak jarang masyarakat awam yang lebih banyak mengenalnya dengan sebutan perencanaan anggaran. Berikut ini informasi lengkap mengenai akuntansi anggaran yang perlu dipahami oleh siapa saja khususnya para pelaku usaha.

Pengertian Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran merupakan salah satu cabang ilmu akuntansi yang berkaitan dengan anggaran pengeluaran perusahaan. Tujuannya adalah sebagai data pembanding dengan pengeluaran yang sebenarnya. Dengan begitu suatu perusahaan bisa mengetahui tingkat pertumbuhan keuangannya. Sehingga, akuntansi anggaran tidak hanya dibuat oleh perusahaan saja namun juga pelaku usaha UMKM hingga ibu rumah tangga.

Fungsi Akuntansi Anggaran

Setiap pelaku usaha memiliki model akuntansi anggaran yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik perusahaan. Lalu apa saja fungsi dari akuntansi anggaran? Berikut uraian lengkapnya:

1. Sebagai Pedoman Kerja

Kegunaan perencanaan anggaran yang pertama adalah sebagai pedoman kerja sebuah perusahaan. Dengan kata lain, sebagai petunjuk arah sekaligus penentu target-target yang harus dicapai perusahaan di masa yang akan datang. Dengan begitu, suatu perusahaan memiliki pedoman yang jelas dalam mencapai visi dan misinya.

2. Sebagai Alat Koordinasi

Selain sebagai pedoman kerja, perencanaan anggaran juga berfungsi sebagai alat koordinasi. Dengan adanya perencanaan anggaran, semua bagian yang ada di dalam sebuah perusahaan bisa saling menunjang satu sama lain. Selain itu, perencanaan anggaran yang tepat akan berimplikasi pada kerjasama yang baik sehingga dapat mencapai tujuan atau sasaran bersama.

3. Sebagai Alat Pengendali

Kegunaan perencanaan anggaran yang selanjutnya adalah sebagai alat pengendali atau pengawas. Yaitu sebagai tolok ukur atau pembanding untuk menilai keberjalanan suatu perusahaan. Dengan kata lain sebagai bahan evaluasi pelaksanaan perusahaan dimasa sekarang sebagai referensi untuk kinerja di masa mendatang.

Related :   Pengertian, Jenis Dan Manfaat Akuntansi Keuangan Yang Bisa Dipelajari

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyusunan Akuntansi Anggaran

Ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam penyusunan akuntansi anggaran baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Keduanya perlu menjadi pertimbangan sebelum menyusun perencanaan anggaran. Berikut uraiannya.

1. Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. Mulai dari data penjualan tahun sebelumnya, jumlah tenaga kerja, besarnya modal serta kapasitas perusahaan. Selain itu, kebijaksanaan perusahaan juga menjadi salah satu faktor terpenting. Pasalnya, hal ini bisa menjadi ciri khas dari suatu perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

2. Faktor Eksternal

Sesuai dengan namanya, faktor eksternal berasal dari luar perusahaan namun berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan suatu perusahaan. Mulai dari kondisi persaingan pasar, tingkat pendidikan dan pendapatan masyarakat, hingga tingkat pertumbuhan penduduk. Bahkan agama, adat istiadat dan kebiasaan masyarakat juga termasuk ke dalam faktor yang harus dipertimbangkan penuh.

Tahap Penyusunan Akuntansi Anggaran

Agar fungsi dari akuntansi anggaran bisa berjalan secara efektif, ada beberapa tahapan yang perlu dilalui dalam penyusunannya. Apa saja itu? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Menentukan Pedoman Anggaran

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam penyusunan akuntansi anggaran adalah menentukan pedoman terlebih dahulu. Pedoman ini bisa dibuat berdasarkan data anggaran belanja tahun belumnya yang disesuaikan dengan anggaran tahun berikutnya. Hendaknya, pedoman ini dibuat beberapa bulan sebelum dimulainya tahun anggaran baru.

2. Menyiapkan Anggaran

Jika dalam pedoman anggaran manajemen puncak memiliki peran penuh namun dalam menyiapkan anggaran peran staf akuntansi juga sangat dibutuhkan. Meskipun demikian, semua divisi dalam perusahaan tetap harus ikut berperan. Pada tahapan ini, kerjasama yang solid dari semua pihak sangat diperlukan demi kelancaran kegiatan yang dilakukan.

Related :   Definisi Dan Manfaat Akuntansi Anggaran Yang Wajib Diketahui

3. Menentukan Anggaran

Setelah menyiapkan anggaran tahap selanjutnya  adalah menentukan anggaran. Pertama, setiap divisi harus merundingkan setiap program yang akan dilakukan. Kemudian, antar divisi berkoordinasi untuk menentukan komponen anggaran belanja yang sudah dibuat. Selanjutnya adalah pengesahan dan pendistribusian anggaran belanja ke setiap divisi secara merata. Tentunya harus sudah melalui uji kelayakan dan sudah disahkan oleh direksi dan manajemen.

4. Melaksanakan Anggaran

Tahapan berikutnya adalah melaksanakan anggaran yang sudah disahkan. Artinya, setiap divisi sudah mulai melakukan anggaran belanja tersebut. Dengan begitu operasional perusahaan sudah mulai berjalan efektif.

5. Pengawasan Keberjalanan

Dalam pelaksanaan keberjalanan anggaran, bukan berarti tidak ada pelanggaran. Untuk itu, manajer harus melakukan pengawasan secara intensif. Dan jika ada ketidaksesuaian atau pelanggaran, maka manajer berkewajiban untuk melaporkannya kepada direksi.